obat jerawat tradisional

December 29, 2010

Mentimun yang memiliki nama ilmiah Cucumis sativus telah lama di kenal sebagai pelengkap bahan makanan: lalapan, campuran pecel, dibuat acar, atau minuman segar.

Mentimun yang memiliki nama ilmiah Cucumis sativus, mengandung 0,65 persen protein, 0.1 persen lemak dan 2,2 persen karbohidrat. Buah tanaman merambat ini juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Biji timun sendiri mengandung racun alkoloid jenis hipoxanti, yang berfungsi untuk mengobati cacingan.

Pemakaian luar

* Jerawat.
Buah mentimun dicuci lalu diiris-iris. lrisan mentimun ditempelkan dan digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Lakukan setiap hari.

* Flek hitam bekas jerawat.
Ambil ujung buah mentimum sepanjang kira-kira 5 cm, lalu parut. Ambil kunyit sebesar ibu jari, kemudian ditumbuk dan ambil airnya. Air kunyit itu dicampurkan dalam mentimum yang sudah diparut itu. Kemudian sapukanlah ke wajah. Lakukan setiap hari sampai flek menghilang. Atau, Anda bisa menggunakan spray toner buatan sendiri. Caranya, parut satu buah mentimun yang sudah dikupas. Saring dan ambil airnya, campurkan dengan dua sendok teh madu. Kemudian masukkan campuran itu ke dalam botol yang dilengkapi laat penyemprot. Semprotkan ke wajah dua kali sehari.

* Sakit tenggorokan.
Caranya, campurkan sedikit biji mentimun dengan sedikit garam. Kemudian tambahkan air. Gunakan campuran itu untuk berkumur.

Diminum atau dikonsumsi

* Tekanan darah tinggi.
Caranya, 2 buah ketimun segar dicuci bersih lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

* Sariawan.
Setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah. Lakukan secara rutin.

* Membersihkan ginjal.
Mentimun segar dicuci lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring. Airnya diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.

* Demam.
Ambil mentimun secukupnya, dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diletakkan di atas perut.

* Haid tidak teratur.
Giling halus 10 lembar daun cocor bebek, 5 jari labu air, 5 buah majakan, 1 buah mentimun, 10 lembar daun dadap srep, 10 lembar daun sambaing colok, tambahkan air garam secukupnya. Kemudian diusapkan ke perut, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.

* Sebagai penyegar mulut.
Setelah menyikat gigi, makanlah beberapa iris buah mentimun. Nafas Anda pun akan terasa segar.

Posted on on Februari 7th, 2009 in Demam, Mentimun, Sariawan, darah tinggi, ginjal, haid, jerawat, penyegar mulut, radang tenggorokan | No Comments »
Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh (avverhoa bilimbi) adalah tanaman asli amerika yang tumbuh subur di darah yang banyak mendapat sinar matahari langsung tetapi cukup kelembaban udaranya.

Belimbing wuluh dengan kandungan zat kimia di dalamnya(kalsium oksalat, sulfur, asam format etc…) berkhasiat untuk pengobatan beberpa macam penyakit, seperti:

1. Gusi Berdarah
Konsumsi secara rutin belimbing wuluh yang segar atau bisa juga yang sudah di buat manisan

2. Jerawat
Untuk pengobatan luar. Cuci 3 belimbing wuluh yang segar, di parut dan beri sedikit garam. Tempelkan parutan tadi pada kulit yang berjerawat. Lakukan 2 kali sehari

3. Darah Tinggi

* Siapkan 3 buah belimbing wuluh
* Biji sriganding 25 gram, cuci bersih lalu tumbuk hingga halus
* Masak 4 gelas air, tambahkan belimbing wuluh dan biji sriganding.
* Dinginkan, lalu saring ramuan
* Minum satu gelas sehari

Posted on on Februari 7th, 2009 in Belimbing Wuluh, Gusi Berdarah, darah tinggi, jerawat | No Comments »
Pepaya

Pohon pepaya sudah terkenal sejak dahulu sebagai tanaman berkhasiat atau herbal yang dapat meyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman berkhasiat ini selain pergunakan untuk obat tradisional, juga di pergunakan untuk berbagai macam keperluan seperti memasak daging dan menambah nafsu makan. Setiap bagian pohon pepaya dapat dimanfaatkan, mulai akar, batang, daun, buah, bahkan biji buahnya.

Artikel ini hanya akan membahas manfaat daun pepaya, karena satu bagian ini pun sudah memiliki banyak manfaat.

1.Pelembut daging.
Para ibu rumah tangga mungkin sudah tidak asing lagi dengan khasiat daun pepaya untuk melunakkan daging. Kandungan getah (lateks) dalam daun yang akan meresap ke dalam daging dan melunakkannya. Caranya, masukkan daun pepaya dalam rebusan daging, atau bungkus daging dalam daun pepaya ketika direbus.

2.Obat jerawat.
Tahukah Anda, daun pepaya juga dapat mengatasi jerawat yang membandel? Caranya, ambil 2-3 lembar daun pepaya tua. Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu, tambahkan satu setengah sendok air. Lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

3. Menambah nafsu makan.
Tak sulit membuat ramuan penambah nafsu makan ini, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

4. Antikanker.
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengkonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

5. Memperlancar pencernaan.
Senyawa karpain yang dikandung daun pepaya ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

6. Pengontrol tekanan darah.
Caranya, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan setengah liter air. Rebus terus hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.

7. Obat demam berdarah.
Campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak, kemudian dinginkan sebelum diminum.

8. Obat nyeri haid.
Ambil 1 lembar daun pepaya, asam jawa dan garam secukupnya. Rebus dengan segelas air hingga masak. Dinginkan sebelum diminum

Posted on on Februari 7th, 2009 in Kanker, Memperlancar pencernaan, Pelembut daging, Pepaya, darah tinggi, demam berdarah, jerawat, nafsu makan | No Comments »
Kembang Pukul Empat

Nama populernya kembang pukul empat. Tanaman obat ini terkenal untuk mengobati jerawat. Dan tak hanya itu, bisul dan kencing manis, keputihan dan payudara bengkak, juga dapat di sembuhkan dengan tanaman ini.

Selain nama di atas, tanaman ini punya nama lain. Kembang pagi sore, bunga waktu kecil (Sumatra); Kederat, segerat, tegerat (Jawa), Kupa oras, cako raha (Maluku); Bunga-bunga paranggi, bunga-bunga parengki (Sulawesi); Pukul ampa, turaga, bodoko sina, bunga tete apa (Sulawesi) dan Zi Mo li (China);

Pemakaian luar:
1. Untuk pembengkakan payudara (acute mastitis), bisul, koreng, luka terpukul, ezcema, lumatkan tanaman segar untuk pemakaian luar atau rebus dengan air secukupnya untuk cuci. Daun bersifat maturatif (mempercepat pematangan bisul).Cara Pemakaian:

2.Untuk Acute arthritis:
akar segar direbus, minum. Bila badan panas, ditambah tahu, bila badan dingin ditambah kaki sapi, Bunga putih sebanyak 120 gr. direbus, minum.

3. Untuk bisul:

* Pada bisulnya dioleskan sedikit minyak kemiri. Daun kembang pukul empat dilayukan di atas api, kemudian dioleskan sedikit minyak kelapa, tengahnya dilubang dan letakkan di atas bisul.

* 10 lembar daun kembang pukul empat dicuci, kemudian dilumatkan, ditambah air garam secukupnya, ditempelkan pada bisul dan sekelilingnya, Ialu dibalut.

* Akar segar dibuang kuhtnya, kemudian dilumatkan dan ditambah gula enau. Tempelkan pada bisulnya, sehari diganti 2 x (dua kali).

4. Untuk jerawat:
buahnya mengandung zat tepung, dibuat tepung bedak. Tepung bedak ini ditambah air, kemudian dioleskan.

Wanita hamil dilarang pakai. Untuk merebus, tidak boleh memakai bahan dari besi (panci, sendok, dan lainnya)

Posted on on Februari 7th, 2009 in Bisul, ezcema, jerawat, koreng, luka, payudara

mengatasi jerawat

July 31, 2010

Tips mengatasi jerawat dari ahli Amerika Serikat. Ada pasien mengoleskan vitamin E pada kulitnya lalu jerawat tumbuh. Jangan sentuh jerawat yang baru muncul, karena dalam delapan hari akan hilang sendiri.

1. Hilangkan kebiasaan yang salah
Jangan pernah menggunakan sesuatu yang berminyak dan berat pada rambut atau wajah Anda. “Saya pernah punya pasien yang mengoleskan minyak vitamin E di kulit mereka, lalu kebingungan mengapa jerawat mulai bermunculan,” ujar Pat Wexler, ahli dermatologi dari New York.

2. Obat-obatan bisa munculkan jerawat
Stres, insomnia, mengonsumsi pil KB secara tidak teratur, perawatan kesuburan, atau mengonsumsi obat-obatan antidepresi, dapat mematikan hormon-hormon dan menyebabkan jerawat. “Pil-pil KB bisa membuat perbedaan besar jika Anda cenderung berjerawat saat sedang haid,” kata Katie Rodan, juga seorang dermatolog, yang berbasis di Oakland, California.

3. Bebaskan pori-pori yang tersumbat
Cuci wajah Anda dua kali sehari, dan satu kali lagi jika Anda baru selesai berolahraga. Lakukan eksfoliasi dengan krim yang mengandung salicylic acid, AHA, atau retinoid.

4. Lenyapkan bakteri
Oleskan produk antibakteri (seperti benzoyl peroxide, tee tree oil, atau sulfur) ke seluruh wajah, meskipun kulit wajah Anda dalam keadaan normal. “Jerawat mempengaruhi setiap kelenjak minyak pada wajah,” kata ahli dermatologi dari San Francisco, Kathy Fields. “Karena itu Anda harus merawat seluruh area wajah.” Coba: Clinique Acne Solutions Clearing Moisturizer.

Baca artikel kiriman pembaca Blog Berita: Cara jitu basmi ketombe

5. Hentikan peradangan
Hati-hati bila terjadi iritasi pada kulit, karena hal ini akan membuat jerawat bertambah parah. Kembalikan kehalusan kulit dengan perawatan untuk menenangkan kulit. Untuk menghilangkan radang, yang biasanya ditandai dengan kulit kemerahan pada hidung dan pipi, Anda bisa mencoba pengobatan dengan resep seperti Finacea atau MetroGel. Coba: Aveeno Ultra-Calming Daily Moisturizer SPF15.

6. Lakukan perawatan regimen setidaknya selama 8 minggu
Perawatan regimen biasanya terdiri atas tiga langkah: sabun muka yang ringan, benzoyl peroxide 2,5%, dan pelembab yang baik, untuk melembabkan kulit yang kering akibat pemakaian benzoyl peroxide.

Pada awal melakukan perawatan ini, biasanya kulit akan sedikit berjerawat diakibatkan oleh tindakan pembersihan dan pengelupasan pada permukaan kulit. Dalam 8 minggu, perawatan rutin ini biasanya mulai menunjukkan efektivitasnya.

7. Jangan menyentuh kulit wajah
Inilah “penyakit” kita: bila kulit muka terasa kasar atau berjerawat, kita justru ingin terus menyentuhnya. “Biarkan saja, jerawat itu biasanya akan menghilang dalam 8 hari,” kata Wexler. “Tetapi jika Anda memencetnya, Anda akan membutuhkan tiga hingga empat minggu untuk menyembuhkannya.”

Seorang ahli dermatologi dapat menghilangkan jerawat dalam 24 jam dengan injeksi cortisone. Namun jika Anda melakukan sendiri di rumah, coba kurangi bengkak-bengkak pada wajah dengan krim cortisone, benzoyl peroxide, es, aspirin, atau ibuprofen.

8. Gunakan concealer
Gunakan concealer yang sedikit mengandung foundation; pilih concealer dengan warna kekuningan untuk menetralisasi kemerahan pada kulit. Ambil sedikit concealer dengan sikat berbulu halus dengan ujung lancip, oleskan pada jerawat lebih dahulu, lalu melebar ke bagian luarnya. Tekan concealer di area tersebut (bukan menggosoknya), lalu akhiri dengan pemakaian bedak yang ringan.

Artikel tips menghilangkan jerawat ini diambil Blog Berita dari Kompas. Situs Kompas sendiri mengutipnya dari Lucky. Tidak tahu apa yang dimaksud dengan Lucky, apakah majalah, buku, atau media online, karena Kompas tidak membuat tautan dan penjelasan.
Related Posts:

* Sperma laki-laki untuk kecantikan wanita
* Cara jitu basmi ketombe
* Rambut gimbal simbol hormat pada Tuhan
* 12 pelukan tiap hari agar tidak sakit-sakitan
* 4 Tanda apakah cowokmu gay

tafbutton blue16 8 Tips atasi jerawat

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

cantik

July 15, 2010

Pustules are closed comedos

July 15, 2010

Acne vulgaris

July 10, 2010

Acne vulgaris

FrAcne vulgaris (commonly called acne) is a common human skin disease, characterized by areas of skin with multiple noninflammatory follicular papules or comedones and by inflammatory papules, pustules, and nodules in its more severe forms. Acne vulgaris mostly affects the areas of skin with the densest population of sebaceous follicles; these areas include the face, the upper part of the chest, and the back. Severe acne is inflammatory, but acne can also manifest in noninflammatory forms.[1] Acne lesions are commonly referred to as pimples, blemishes, spots, zits, or simply acne. Acne lesions are caused by changes in pilosebaceous units, skin structures consisting of a hair follicle and its associated sebaceous gland, changes which require androgen stimulation.

Acne occurs most commonly during adolescence, affecting more than 96% of teenagers, and often continues into adulthood. In adolescence, acne is usually caused by an increase in male sex hormones, which people of both genders accrue during puberty.[2] For most people, acne diminishes over time and tends to disappear—or at the very least decrease—after one reaches one’s early twenties. There is, however, no way to predict how long it will take to disappear entirely, and some individuals will carry this condition well into their thirties, forties and beyond.[3]

The face and upper neck are the most commonly affected, but the chest, back and shoulders may have acne as well. The upper arms can also have acne, but lesions found there are often keratosis pilaris, not acne. Typical acne lesions are comedones, inflammatory papules, pustules and nodules.

Some of the large nodules were previously called “cysts” and the term n
acne.[4] The “cysts,” or boils that accompany cystic acne, can appea

on the buttocks, groin, and armpit area, and anywhere else where sweat collects in hair follicles and perspiration ducts.[5] Cystic acne affects deeper skin tissue than does common acne.[6]

Aside from scarring, its main effects are psychological, such as reduced self-esteem[7] and, according to at least one study, depression or suicide.[8] Acne usually appears during adolescence, when people already tend to be most socially insecure. Early and aggressive treatment is therefore advocated by some to lessen the overall impact to individuals.[om Wikipedia, the free encyclopedia

Jerawat dan Penyebabnya

January 13, 2010

Jerawat dan Penyebabnya, cari tau disini?

Jerawat dan Penyebabnya
Pengutip : Muhammad Adam Hussein Adamssein
Mahasiswa PPKn di STKIP Kramat.
(Berbagi Hal Bermanfaat Basmi Tulisan Pembawa Maksiat)
Add Friendster : Soulme87@gmail.com

Jerawat merupakan momok yang cukup menakutkan bagi para remaja yang menginjak usia akil balik. Tumbuhnya jerawat secara kasat mata dapat dilihat pada bagian muka/wajah, selain tumbuh di muka, jerawat juga sangat umum tumbuh di punggung, dada dan leher. Jerawat hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran dari yang kecil sampai dengan jerawat batu, dari yang tidak berwarna sampai yang warnanya merah.

PENYEBAB JERAWAT

Kulit dan rambut manusia secara alamiah menerima pelumas minyak yang diproduksi oleh kelenjar minyak yang dikeluarkan pori-pori. Produksi minyak ini bisa saja kurang, pas ataupun berlebihan, pada umumnya jumlah produksi minyak ini pas sesuai kebutuhan sehingga pori-pori tidak bermasalah. Walau demikian kadang-kadang pori-pori mendapatkan kiriman minyakyang berlebihan sehingga menyumbat pori-pori apalagi ditambah dengan sel rusak /mati secara alami. Penyumbatan ini yang menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah yang dapat mengganggu penampilan yang dinamakan dengan jerawat.

Jika penyumbatan terjadi dan pori-pori tidak terbuka, maka jerawat putih akan muncul. Jika penyumbatan terjadi dan pori-pori terbuka, maka lama kelamaan jerawat tersebut akan menghitam kepalanya. Dinding pori-pori saja juga dapat terbuka sehingga menyebabkan infeksi dibawah kulit sekitar jerawat sehingga munculah jerawat merah. Pori-pori juga dapat membuka sangat dalam, sehingga menyebabkan peyumbatan yang cukup dalam dalam hal ini munculah jerawat batu.

JENIS / KLASIFIKASI JERAWAT

Jerawat terbagi menjadi menjadi 4 (empat) tingkatan atau level yaitu ringan, sedang, agak berat dan berat. Tingkatan tersebut ditentukan berdasarkan jumlah jerawatyang ada pada wajah, dada dan punggung, serta ukuran besar kecil jerawat atau kondisi peradangan jerawat. Selain itu, dibawah ini juga termasuk dalam perbedaan jenis jerawat :

1. Jerawat pada bayi yang baru lahir (newborn acne) : Jerawat jenis ini menyerang sekitar 20% bayi yang baru lahir dan tergolong jerawat ringan.

2. Jerawat pada bayi (infantile acne): Bayi berumur 3 – 6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.

3. Jerawat vulgaris (Acne vulgaris) : Jerawat jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 – 24 tahun.

4. Jerawat conglobata (cystic acne) : Jerawat jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi.

REMAJA BERJERAWAT

Jerawat paling sering muncul pada usia akil balik (puber) baik laki-laki maupun perempuan. Pada masa puber hormon-hormon membuat kelenjar minyak berproduksi lebih banyak bahkan pada orang-orang tertentu sangat banyak, resiko penyumbatan pori-poriyang sebagai penyebab jerawat menjadi besar atau bahkan sangat besar. Secara umum setelah masa puber ini lewat, kelenjar minyak akan berproduksi normal kembali, artinya, jerawat akan dapat hilang dengan sendirinya setelah masa puber lewat.

MAKANAN

Satu-satunya penyebab asli dari timbulnya jerawat adalah karena penyumbatan pori-pori akibat dari minyak dan sel mati. Jerawat tidak disebabkan oleh makan makanan berlemak seperti coklat ataupun minum minuman bersoda. Jerawatjuga tidak secara langsung timbul karena penggunaan rias wajah, namun rias wajah yang dapat meyumbat pori-pori bisa menimbulkan jerawat.

TIPS MENGURANGI JERAWAT

Langkah pencegahan timbulnya jerawat adalah dengan melancarkan jalan keluar minyak melalui pori-pori, untuk melakukan ini dianjurkan untuk mencuci muka minimum dua kali dengan air hangat dan sabun. Usahkan agar wajah benar-benar bersihdari segala jenis make up palagi make up yang dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori. Cuci muka lebih sering jika memang udara kotor dan berkeringat. Rambut yang panjang dan menutupi muka juga memperbesar resiko timbulnya jerawat apalagi kalau rambutnya kotor. Usahakan agar rambut dibersihkan secara teratur untuk mencegah debu/kotoran jatuh kemuka sehingga menutup pori-pori.

Jerawat jangan dipencet dan tidak perlu dilap dengan kain kasar sebab pada dasarnya hal ini justru akan membuat pembengkakan dan timbulanya rasa sakit. Jerawat tidak akan hilang walaupun telah dipencet sebab akan timbul lagi dibagian lain. Cara terbaik adalah dengan melakukan pencegahan diatas dan mengobati jerawat dengan obat oles ataupun obat makan atau melakukan konsultasi dengan dokter.

Sumber Kutipan : http

menghiangkan bekas jerawat

January 1, 2010

Pernah denger tentang cara menghilangkan jerawat yang hanya

memerlukan waktu selama 3 hari?

Chris Gibson, orang yang menulis buku tentang hal tersebut, yang judulnya Acne Free In 3 Days, beberapa waktu yang lalu bahkan sempat menjadi sorotan media karena tips kontroversialnya itu. Karena saya juga penasaran, akhirnya saya downloadlah bukunya(nyari yang gratisan tapi…tuetep..!) dan ternyata ini yang dia lakukan :

“What you will need:
1) 10 or more Red Delicious Apples PER DAY!
Peel them before you eat them since most apple skins commercially produced have been sprayed with pesticides. (Jonathan will work as well.)
2) 3 Fleet enemas or whatever brand is available or an enema bag.
The enema bag will also work if you have one. With this you will need salt and baking soda. One teaspoon each in 1 quart of warm, NOT HOT water.
3) Plenty of water to drink.
Please have as much bottled or filtered tap water available. This way, you make sure you have it when you need to drink. The MORE water the BETTER! I drank 6-8 16 oz. bottles of water per day.
4) 3oz (juice glass) Welch’s Grape Juice for the last day ONLY!

5) 2 tablespoons of olive oil on the last day ALSO!”
 

Waktu saya baca cara yang pertama, gubrak..!! masak musti makan 10 apel tiap hari! emang sih cuman buat tiga hari doank, tapi apa iya makan segitu banyak apel dalam sehari nggak ada efek sampingnya. kalo mencret gimana coba?(halah!)
Trus yg nomer 2-5, saya cuman ngarti yang nomer 3. yang laen?bingung!!!! enemas apaan coba?! huh..kayaknya ebooknya musti saya baca semua..malez dech…
 

 

09 April 2008

Penyebab Timbulnya Jerawat

Masih saya ambil dari situs acneway.com , berikut adalah beberapa penyebab umum timbulnya jerawat :

Causes Of Acne

1. Hormones. Hormones is the number one cause of acne which is the production of sex hormones known as androgen that starts at puberty. This perfectly explains why the majority of acne sufferers are adolescents. Hormones is the main player for acne flare-ups during the times of menstruation and pregnancy.
2. Birth Control Pills. Beginning to take or stopping birth control pills may cause acne.
3. When the sebaceous gland gets turned on by androgens, it manufactures additional sebum. In its travel up the follicle toward the surface, the sebum conmingles with dead skin cells and skin bacteria that have been cast from the follicle’s lining. This process is absolutely normal, but the presence of more sebum in the follicle raises the probability of clogging to occur, and which then causes acne.

4. Stress. In certain tense circumstances, stress may cause the production of hormones like cortisol, which can worsen an acne condition. Stress puts into affect different hormone levels. When these hormone levels change the body commands the skins oil glands to expand, and which then secrete extra oil. This chain of “events” causes black heads, white heads, and pimples.

5. Oily or Heavy Make Up. Heavy make-up has the ability to clog pores, while oily make-ups add additional oil; these things only contribute to the problem if oily skin is already present. Cosmetics to avoid are certain moisturizers, pomades, particularly the ones carrying petrolatum, oleic acid, vegetable oils, lanolin, butyl stearate, and lauryl alcohol.

6. Other drugs such lithium is known to cause acne.

7. Cosmetics. Greasy cosmetics can change the cells of the follicles and make them stick together; this produces a plug.

8. Too High a Dosage of Vitamins. Vitamins are good for a healthy body, but taking an excess of vitamins B1, B6 and B12 may cause acne flare-ups. These vitamins are great for healthy-looking skin, but avoid overuse.

9. Diet. A diet that is high in refined carbohydrates and sugars can actually worsen an acne condition for some people.

10. Over Abrasive Cleansing. Harsh exfoliators could in fact harm your skin and spread infections.

11. Picking and Squeezing. These hard to resist actions can send the infection deeper into the skin and cause scarring to occur.

12. Environmental Factors like High Humidity and Pollution. High humidity causes the skin to swell. Pollution is bad not only for skin but for your overall health.

13. Genes. Family members can be acne sufferers. In this case, acne is inherited. For example, cystic acne generally comes from heredity. “

9 Mitos Umum Seputar Jerawat

Berikut adalah 9 mitos paling umum yang sering diperdebatkan orang seputar masalah jerawat. Artikel di bawah saya ambil dari situs acneway.com .

Do You Know the 9 Most Common Myths of Acne?
Myth #1: Acne is caused by a lazy lifestyle of poor hygiene. If you indeed believe in this myth, you will soon discover that by often washing and scrubbing yourself, can worsen your acne. In actuality, dirt or surface skin oils are not the causes of acne. Even though an overflow of oils, a day’s accumulation of dust on the skin, and dead skin cell appear unattractive, in order not to worsen the current situation, they should not be wiped off through washing or hand scrubbing. In reality, vigorous washing will only irritate the skin and aggravate your acne problem. The ideal approach to both hygiene and acne: Twice a day, tenderly wash your face using a mild soap, pat dry, and a suitable acne treatment for the acne.
Myth #2: Diet is a major cause of acne. To date scientific studies have failed to find a connection between diet and acne. What this means is that what we eat does not cause acne. Food like pizza, french fries, or even chocolate will not cause us to get acne. Still, there are people who insist that certain foods affect their acne. If you are one of them, then simply avoid those foods. Having a well-balanced diet can only help your overall health. Back to latest the scientific evidence: if you’re treating a case of acne in a proper way, there is no reason to fret about what you’re eating.

Myth #3: Stress causes acne. The general stress of day-to-day living is not a contributing factor in acne. Intense stress that requires medical assistance is sometimes treated with medications which may cause acne as a side effect. If you think you may have acne in account to a medication prescribed for either stress or depression, it’s always a good idea to talk to your family doctor.

Myth #4: Acne is only a cosmetically provoked skin condition. Well yes, acne does affect the manner people look; on the other hand, it’s not a danger to a person’s physical health. Nonetheless, acne can sometimes materialize as permanent physical scars; in addition, both acne and its scars can do a number on how people feel about themselves to the extent of deeply affecting their lives.

Myth #5: The best action to take when experiencing acne, is no action. In reality, one can take effective steps for clearing up acne. If you have tried several acne products without success, the next step may be to schedule an appointment to see a dermatologist. With so many products available over-the-counter for treating acne and acne scarring, anyone can take responsible and well-informed steps for treating a case of acne or scars.

Myth #6: Acne is just a teenage condition. The reality is: acne affects every age group from teenagers to people beyond the age of 40. Even though acne most often affect teenagers, adults are not immune from this skin condition. Regardless of age, it’s a very good practice and preventative measure to wash your face twice a day, especially with an acne fighting item.

Myth #7: Sex and masturbation are causes of acne. Current research indicates no connection between sexual intercourse, masturbation, and acne. As a matter of fact, this idea began as a “tale” approximately in the 17th century in order to reduce the occurrence of premarital sex.

Myth #8: Squeezing and popping pimples is the ideal way to remove them. Touching and popping your pimples actually can push germs under your skin, which in turn can create additional redness, pain, as well as infection. Remember: popping pimples could sometimes lead to permanent scarring!

Myth #9: Sun tanning will clear up your skin. In actuality, a suntan will only cause your skin to become darker. It’s true that darker skin will keep redness because of acne from appearing too noticeable. But then, when your tan vanishes, your acne remains!”

07 April 2008

Hilangkan Jerawat di Punggung dengan Putih Telur dan Mentimun

Salah satu obat yang bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat di punggung adalah dengan memanfaatkan keampuhan putih telur dan mentimun. Putih telur memiliki khasiat untuk mengangkat sel-sel kulit mati sedangkan mentimun cukup ampuh dalam menghilangkan noda hitam di kulit. Bagaimana cara menggunakan dua bahan ini untuk mengobati jerawat di punggung?

Pertama, kocok terlebih dahulu putih telur hingga kaku.

Kedua, potong kecil-kecil mentimun(kira-kira 3cm) secukupnya.

Dan ketiga masukkan dua bahan di atas ke dalam blender hingga menjadi jus.

Kalau sudah tinggal oleskan saja jus tersebut ke punggung yang berjerawat. Diamkan kurang lebih 15 menit hingga mengering. Kemudian bilas dengan air hangat.

Lakukan cara ini 2 kali seminggu secara rutin hingga jerawat benar-benar hilang. Namun jika jerawat masih membandel juga, saran saya segeralah kunjungi dokter. Karena seperti yang tertulis dalam artikel yang saya ambil dari intisari(baca post sebelum ini), tidak semua jerawat adalah benar-benar jerawat. Jadi jangan sampai salah ya…

Punggung Terawat, Jerawat Minggat

Intisari, No. 532 TH. XLIV
NOVEMBER 2007

Penulis: M. Sholekhudin

Wandi bukan anak baru gede lagi. Masa pubernya sudah lewat cukup lama, lima belas tahun yang lalu, saat masih di SMP. Waktu itu, ia, yang mengaku punya kepribadian kurang percaya diri, menjadi semakin minder bergaul karena pubertas membuat wajahnya menjadi ladang bisul-bisul kecil berlemak. Ia menyebut masa itu sebagai “Perang Dunia Pertama” melawan jerawat.

Sejak tahun-tahun terakhir kuliahnya, ia sudah hampir lupa dengan masalah jerawat. Namun, begitu lulus dan bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi, ia kembali disibukkan oleh masalah jerawat. Kali ini bukan di wajah, tetapi di punggung. Bagian badan yang hanya bisa ia raba tapi tak bisa dilihat langsung.

Meskipun tidak sampai bikin minder, tetap saja jerawat itu membuatnya tidak nyaman. Tak jarang, jerawatnya pecah sendiri, lalu sisa nanah dan darah membekas di bajunya. Jika tidak tahan, kadang jerawat itu dipencetnya dengan ujung kuku. Tak jarang pula, pria jomblo yang sudah kebelet nikah ini minta tolong kawannya untuk memencet.

Akan tetapi, naga-naganya cara-cara tadi tidak menyelesaikan masalah. Jerawat tetap saja mengganas, lebih-lebih jika ia sedang stres. Setelah hampir setahun terlibat “Perang Dunia Kedua” melawan jerawat, ia baru bisa mengalahkan musuh bebuyutannya itu. Ternyata ia keliru memperlakukan kulitnya yang mudah berkeringat.

Tiap kali berangkat bekerja, karena naik motor, ia memakai jaket yang melindungi pakaian kerjanya. Saat pulang kerja malam hari, ia biasa langsung menonton teve dengan masih menggunakan pakaian kerja. Tak jarang sampai ketiduran di depan teve. Jika begitu, otomatis ia hanya mandi satu kali pada hari itu.

Rupanya kebiasaan inilah yang membuat punggungnya jerawatan. Atas saran dari kawannya yang bosan dimintai tolong memencet jerawat, ia mengubah kebiasaannya. Tiap kali pulang kerja, ia langsung mandi dan ganti baju. Jika banyak berkeringat, dalam sehari kadang ia mandi sampai tiga kali. Tak lupa ia juga memakai bedak antiseptik untuk punggungnya. Tiap kali tanggal muda, ia mengganti beberapa pakaiannya dengan yang berbahan katun. Sejak itu, jerawatnya sedikit demi sedikit hilang.

Karena lembab dan tertutup
Secara umum jerawat di punggung sebetulnya sama dengan jerawat di wajah. “Prinsip awal terjadinya jerawat itu sama,” kata dr. Sandra Widaty, Sp.KK, ahli kulit dari FKUI, Jakarta. Baik di wajah maupun di punggung, jerawat bisa disebabkan oleh empat pemicu.Pertama, karena kerja kuman Propionibacterium acnes. Bakteri ini merupakan penghuni normal di permukaan kulit manusia. Ia bisa hidup di wajah maupun di punggung. Dalam keadaan normal, ia sebetulnya tidak berbahaya. Cuma, ketika kulit kurang terjaga kebersihannya, ia berulah dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Faktor kedua, tingginya produksi kelenjar minyak di kulit (sebum). Itu pula sebabnya jerawat mudah dialami orang yang kulitnya berminyak. Jika dua faktor ini berkumpul, maka jerawat tentu akan lebih mudah terjadi. Artinya, mereka yang kulitnya berminyak dan kurang menjaga kebersihan lebih berpeluang menjadi pelanggan jerawat.

Faktor ketiga, adanya gangguan proses pengelupasan lapisan kulit luar. Jika ini terjadi, lapisan kulit yang mestinya mengelupas itu malah akan menyumbat saluran kelenjar sebum. Semua faktor ini bisa menyebabkan jerawat, baik di wajah maupun di punggung. Faktor terakhir adalah reaksi radang.

Semua ini merupakan faktor umum yang menyebabkan gangguan kulit yang kita sebut sebagai acne vulgaris (acne: jerawat, vulgaris: biasa). Di wajah maupun di punggung, sama saja.

Khusus di punggung, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan jerawat makin mudah muncul. Misalnya pemakaian baju yang rangkap-rangkap. Persis seperti yang terjadi pada Wandi. Efek ini akan makin bertambah jika yang bersangkutan berada di ruangan yang gerah, panas. Kondisi gerah akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan keringat. Sementara, pada saat yang sama keringat sulit kering karena punggung tertutup oleh pakaian yang tebal. Ditambah lagi, dalam kondisi lembap, kuman juga menjadi lebih mudah berkembang biak. Lengkaplah sudah.

Ini merupakan salah satu perbedaan penting antara wajah dan punggung. Wajah berada di daerah terbuka, mudah terkena debu, tapi tidak lembap. Punggung sebaliknya. Bagian ini berada di daerah tertutup, tidak mudah kena debu tapi mudah lembap akibat keringat. Jerawat di punggung juga bisa berupa “jerawat yang tidak biasa”. Bintil-bintil mirip jerawat tapi bukan acne vulgaris. Contohnya, erupsi akneformis. Ini berupa kelainan kulit yang muncul secara tiba-tiba. Bentuknya menyerupai jerawat tapi bukan jerawat biasa. “Jadi, bintil-bintil di punggung itu tidak selalu jerawat,” ujar Sandra. Di wajah pun begitu. Umumnya memang jerawat, tapi tidak semua bintil-bintil adalah jerawat biasa.

Jerawat yang tidak biasa ini misalnya disebabkan oleh efek samping pemakaian obat. Contohnya, kortikosteroid sistemik dan INH. Kortikosteroid biasanya digunakan untuk mengobati alergi atau asma. Sedangkan INH biasa digunakan dalam terapi tuberkulosis paru. Jika seseorang memakai obat-obat ini lalu timbul bintil-bintil di punggungnya, mungkin saja itu bukan jerawat biasa, tapi mungkin erupsi akneformis, misalnya.

Contoh lain jerawat yang tidak biasa adalah bintil-bintil di punggung akibat infeksi jamur tertentu. Bentuknya seperti jerawat biasa. Seperti kita tahu, jerawat ada yang bentuknya bintil-bintil merah, ada pula yang bintil-bintil kuning bernanah. Bentuk seperti ini juga bisa dijumpai pada infeksi jamur tertentu yang lokasinya di punggung.

Secara fisik, bentuk bintil-bintil ini sulit dibedakan dari jerawat biasa. Yang membedakan adalah rasa gatal yang ditimbulkan. Jerawat biasa umumnya tidak begitu gatal, sekalipun sampai bernanah. Tapi khusus jerawat akibat infeksi jamur ini, kata Sandra, gatalnya terasa lebih jelas.

Yang penting pencegahan
Karena penyebabnya bisa macam-macam, pengobatan jerawat di punggung pun bisa berbeda-beda. Tergantung penyebabnya. “Yang utama dalam masalah jerawat itu bukan hanya bagaimana mengobatinya. Tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana mencegah supaya tidak muncul lagi,” tandas Sandra. Ini patokan utama yang harus kita pegang dalam perang melawan jerawat karena memang gangguan kulit ini mudah kambuh lagi jika penyebabnya tidak dihilangkan.Sebelum pengobatan dilakukan, pertama-tama harus diidentifikasi dulu penyebabnya. Jika pencetusnya adalah kuman, itu artinya kebersihan badan harus lebih dijaga. Harus rajin mandi. Minimal dua kali sehari, pagi dan sore. Jika perlu, tiga kali sehari.

Sabunnya? Tak perlu sabun khusus. Kata Sandra, sabun mandi biasa pun (bukan sabun antiseptik) sudah cukup efektif untuk menjaga kebersihan badan. Selain bisa mencegah berkembang-biaknya kuman, mandi juga bisa mencegah jerawat akibat produksi kelenjar minyak yang berlebihan.

Agar punggung tidak lembap, tiap kali pulang dari mana pun, kita harus segera membuka pakaian. Supaya punggung kena udara bebas dan keringat bisa kering. Sandra juga menyarankan agar kita menghindari pakaian yang ketat supaya tetap ada sirkulasi udara di punggung. Untuk meminimalkan pengaruh keringat, gunakan pakaian berbahan katun atau bahan lain yang adem dan menyerap keringat. Jangan biasakan tetap memakai pakaian yang basah akibat keringat.Kebiasaan bilang ntar dulu, menunda mandi setelah pulang kerja, harus dibuang jauh-jauh.

Jika masalahnya adalah gangguan pengelupasan sel kulit, jerawat bisa dicegah dengan scrubbing. Cara ini akan membantu pengelupasan sel kulit yang sudah mati sehingga ia diganti oleh sel kulit yang baru. Tapi Sandra menegaskan, scrubbing ini hanya disarankan untuk kasus jerawat yang masih kecil-kecil, yang masih berupa komedo, bintik-bintik kecil. Kalau jerawat sudah gede-gede, apalagi sudah bernanah, cara ini tidak lagi dianjurkan. Malah bisa berbahaya sebab akan memperparah peradangan yang ada. Jika ada infeksi, proses scrubbing mungkin akan menyebabkan kuman malah menyebar.

Acara pencet-memencet juga harus ditinggalkan. Apalagi sampai menyuruh orang lain untuk melakukannya. Entah jerawat wajah atau punggung, cara ini tidak dianjurkan. Alasannya jelas. Pertama, cara ini tidak menyelesaikan masalah. Kedua, bisa saja malah menyebabkan infeksi. Sekalipun “hanya” di punggung, infeksi tetap harus dihindari. Ketiga, cara pencet paksa akan meninggalkan bekas noda hitam di punggung.

Supaya jerawat cepat sembuh, Sandra juga menyarankan agar konsumsi kalori dibatasi. Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak. Ini sebetulnya tak ada hubungannya dengan keyakinan sebagian orang yang menganggap jerawat terjadi akibat kita makan lemak. Bukan itu.

Lemak tidak menyebabkan jerawat secara langsung. Akan tetapi, pembatasan kalori memang diketahui bisa mempercepat penyembuhan jerawat. Lemak perlu dibatasi karena, seperti kita tahu, nilai kalorinya paling tinggi di antara jenis kalori lain misalnya karbohidrat atau protein. Pada mereka yang tidak membatasi makan, jerawat biasanya akan lebih sulit sembuh. Itulah sebabnya konsumsi makanan sebaiknya dibatasi. Jadi, cokelat, susu, telur, dan sebangsanya tetap boleh saja dimakan, asal jangan banyak-banyak.

Jika penyebab jerawat adalah pemakaian obat-obatan, tentu ini sudah merupakan urusan dokter. Ini batas ketika kita harus pergi ke dokter.

Ketika jerawat masih berupa bintil-bintil kecil akibat sumbatan kelenjar minyak, kita masih bisa menanganinya sendiri. Dengan cara menjaga kebersihan badan, mengurangi masukan kalori, sesekali scrubbing, dan cara lain yang bisa kita lakukan sendiri. Namun, begitu jerawat sudah berupa bintil-bintil bernanah, apalagi jumlahnya banyak dan disertai rasa gatal atau bahkan senut-senut, itu pertanda bahwa kita harus pergi ke dokter. Segera!

26 Maret 2008

Setelah 10 Tahun Berjerawat, Akhirnya Wajah Ray Mulus Juga


Gambar di atas adalah gambar Ray, seorang penderita jerawat yang telah dihinggapi jerawat sejak umurnya 12 tahun. Jerawat yang diderita Ray tergolong cukup parah dan sulit dihilangkan. Ia telah mencoba bermacam cara dan berbagai produk, termasuk Proactive Solution(produk mahal yang terbukti sangat ampuh menghilangkan jerawat bagi kebanyakan orang, yang iklannya mungkin pernah kamu lihat di DR TV), tapi gagal total.

Akhirnya setelah 10 tahun berjuang, Ray menemukan cara yang sangat ampuh menghilangkan jerawat-jerawatnya yang membandel. Bagaimana caranya? Tidak, kamu pasti berpikiran ia menemukan produk lain yang lebih hebat atau melakukan operasi bukan? Mmm..kamu salah. Ray menghilangkan jerawatnya dengan cara dan usahanya sendiri. Tidak mudah dan cukup rumit memang, tapi hasilnya sungguh memuaskan. Penasaran hal-hal apa saja yang dilakukan Ray untuk menghilangkan jerawatnya? Silakan kunjungi blognya Ray di

http://howiclearedmyacne.blogspot.com/

Jujur saya sangat terkesan dengan apa yang telah dilakukan Ray untuk mengusir jerawat-jerawatnya. Jadi kalo kamu termasuk penderita jerawat parah seperti Ray dan telah melakukan berbagai macam cara tapi gagal, cara Ray mungkin cocok untuk kamu terapkan. Pesan saya hanya satu, jangan pernah menyerah! Selalu ada cara untuk menghilangkan jerawat asal kamu mau berusaha. ok? Semoga berhasil…

cebacea kista

August 17, 2009

Dokter, saya mengidap benjolan – benjolan kecil yang cukup banyak di dada, leher, dan perut, kalau saya tidak salah dengar, dokter kulit yang memeriksa saya menyebutnya cebacea kista, oleh dokter kulit bagian kosmetik tersebut lalu diberikan operasi kecil radiotomi tapi baru sebagian kecil yang sudah dibedah dan bisa hilang benjolannya tapi ada beberapa yang berubah menjadi jerawat. Saya baru satu kali periksakan dan berencana melanjutkan lagi tapi sebelumnya saya mohon diberi penjelasan lengkap tentang penyakit ini baik mengenai penyebabnya, seberapa tingkat bahayanya, apa pantangannya (karena saya merasa bisa tumbuh lagi), bagaimana cara menghilangkan secara permanen. Mohon bantuannya, terima kasih

Sebaceous cyst adalah salah satu jenis kista yang timbul akibat adanya pembengkakan folikel rambut, atau bisa juga karena adanya trauma (benturan). Kista sendiri sebetulnya adalah suatu kantung yang berisi materi seperti air, sedangkan kista sebacea berisi materi lunak seperti keju, yang terletak tepat dibawah kulit. Kalau dilihat dari luar, akan terlihat seperti benjolan-benjolan kecil.

Kista sebasea umumnya tidak berbahaya, dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun pada beberapa kasus, jika kistanya membesar, atau meradang, maka perlu dilakukan tindakan, misalnya dengan mengangkat kista tersebut. Kadang kista juga bisa memancing timbulnya infeksi, yang terlihat jika kista berwarna kemerahan, agak nyeri saat disentuh, dan juga kadang mengeluarkan bau yang tak sedap.

Tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah suatu kista muncul, karena biasanya kista merupakan bentuk

pertumbuhan sel yang tidak normal, seperti halnya tumor dan kanker. Yang harus diwaspadai adalah, jika Anda sudah pernah mengalami kista sebasea, untuk rutin melakukan pemeriksaan terutama apabila muncul benjolan baru. Walaupun masuk kategori aman, namun dokter tetap harus mewaspadai kemungkinan timbulnya kanker kulit pada penderita kista sebacea.

Semoga jawaban ini bisa bermanfaat bagi Anda. Salam dari Mediasehat!

Tanya:

Dokter, saya laki-laki, 39 tahun, pada kedua paha, kedua lengan, pinggang, perut dan dada saya tumbuh benjolan dibawah kulit, seukuran telur puyuh sampai bola pimpong, banyak dok hampir 20 benjolan. Tidak terasa sakit. Apakah ini tumor atau kanker dok? Bagaimana mengobatinya? Terimakasih atas jawabannya. (Roni , Pontianak)

Dok, saya wanita, 32 tahun, pada dada kiri saya timbul benjolan diatas permukaan kulit, sebesar ukuran biji melinjo, warna kecoklatan. Pada bagian bawahnya seperti bertangkai . Tidak terasa sakit. Apakah benjolan ini akan membesar? Apakah ini tumor dok? Dapatkah diobati dengan minum obat? Terimakasih ( Teti, Mempawah)

Dok, anak saya usia 6 tahun, pada leher samping sebelah kanannya tumbuh beberapa benjolan seukuran kacang tanah, sudah sekitar sebulan ini. Apakah ini tumor dok? Apakah bisa diobati ? Bahaya tidak dok? Terimakasih. (Robi , Pontianak)


Jawab:

Benjolan yang tidak normal dan tumbuh pada tubuh manusia disebut tumor. Tumor yang tumbuh di permukaan tubuh, baik yang muncul di atas permukaan kulit maupun yang tumbuh di bawah permukaan kulit pada umumnya dapat cepat diketahui oleh penderita, karena letaknya yang dipermukaan sehingga mudah diraba oleh penderita sendiri.

Tumor sebagian besar yaitu sekitar 70-80 % adalah tumor jinak. Tumor jinak ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, mulai dari ujung kepala sampai telapak kaki, dapat mengenai kulit, jaringan bawah kulit, otot bahkan tulang.

Tumor-tumor jinak ini pada dasarnya tidak terlalu berbahaya bila dibandingkan dengan tumor ganas atau kanker. Tumor jinak akan tumbuh ditempat dimana tumor berasal tumbuh dan tidak akan merusak jaringan sekitarnya dan tidak akan menyebar jauh ke paru, otak atau organ vital lainnya seperti halnya yang terjadi pada kanker. Pertumbuhannyapun relatif lambat, dimana tumor membesar memerlukan waktu yang lama.

Tumor jinak di permukaan kulit

Papiloma adalah tumor yang menonjol di atas permukaan kulit, di mana pada bagian bawah benjolan tersebut seperti ada tangkainya, warnanya bisa kecoklatan.

Nevus pigmentosus, yaitu tumor jinak berwarna hitam atau hitam kecoklat-coklatan, berupa nodus atau tonjolan atau sedikit timbul dan merata di atas permukaan kulit (berbentuk plaque), pada kulit. Bisa terjadi dibagian tubuh mana saja. Pada wajah, lengan, paha atau anggota tubuh lainnya.

Kista sebacea atau ateroma adalah tumor kulit yang berbentuk kantung yang dilapisi epitel kelenjar, terdapat di kulit atau jaringan bawah kulit dan berisi sebum yaitu masa kental seperti bubur. Kista ini terjadi karena ada pembuntuan saluran kelenjar sebacea atau kelenjar lemak kulit. Dapat berukuran besar sebesar telur bebek.

Verruca atau kutil adalah tumor berbentuk tonjolan yang dilapisi oleh kulit yang keratosis sehingga permukaannya kasar dan tak teratur. Umumnya terdapat di kulit lengan atau tungkai, telapak kaki. Dapat singel atau multipel. Biasa orang sering menyebut kapalan. Penyebabnya adalah virus

Klavus adalah kelainan berbentuk tonjolan diatas permukaan kulit, menyerupai mata ikan di kulit telapak kaki yang sering nyeri bila dipakai jalan.

Kornu kutaneum merupakan kelainan kulit berupa tanduk kecil dan keras di kulit, umumnya terdapat di tungkai atau lengan. Dermatofibroma adalah tumor kecil di kulit dengan konsistensi keras, berwarna coklat , menyerupai keloid.

Keloid adalah benjolan yang terjadi akibat pembentukan jaringan parut berlebihan yang tidak sesuai dengan bertanya trauma. Parut yang terjadi menebal dan melebar melampaui batas tepi luka. Sering mengenai daerah sternum, bahu, pinggang, cuping telinga, wajah, payudara. Penyebabnya ada faktor keturunan atau bakat keloid.

Tumor Jinak di Bawah Kulit

Lipoma ialah tumor jinak jaringan lemak. Dapat single atau multipel, jumlahnya bisa mencapai puluhan. Bentuknya bulat, oval, bila dipegang terasa lunak sampai kenyal atau padat. Bila dibiarkan bisa tumbuh sampai ukuran sangat besar, bahkan ada yang mencapai 10 kg atau lebih dan dapat menggantung dari kulit seperti buah.

Kista dermoid, adalah suatu kista atau tumor yang berisi cairan kental seperti bubur yang disebut sebum, bisa berisi rambut, dimana kantungnya dilapisi oleh dermis. Umumnya letaknya pada bidang garis tengah tubuh. Dapat tumbuh di kepala, badan atau perut . Didapatkan pada anak-anak atau pada bayi sejak lahir.

Kista epidermoid adalah suatu kista yang kantungnya dilapisi epidermis berisi massa kental. Sering terdapat di kulit telapak kaki atau tangan. Penyebabnya diduga trauma dimana sel epidermis masuk ke subkutan dan tumbuh disana.

Fibroma ialah tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat. Konsistensinya tergantung dari banyaknya jaringan ikat yang terdapat dalam tumor. Bisa teraba sangat keras.

Hemangioma adalah tumor jinak yang berasal dari pembuluh darah. Tumor ini berwarna merah atau kebiru-biruan. Terutama terdapat pada bayi dan anak-anak. Terletak di kulit atau dibawah kulit (subkutan), sebagian besar didaerah kepala dan leher.

Limfangioma, adalah tumor jinak yang berasal dari pembuluh limfe. Umumnya sudah ada sejak lahir atau timbul pada masa anak-anak. Sebagian besar terdapat di kepala dan leher.

Tumor desmoid ialah tumor jinak jaringan ikat yang umumnya berasal dari fascia atau selapu pembungkus otot dari fascia otot perut (musculus rectus).

Neurofibromatosis, merupakan penyakit kongenital, dimana tumor ini terletak di kulit atau subkutan , multipel (jumlah banyak) dengan konsistensi lunak. Biasanya disertai hiperpigmentasi kulit, dimana kulit menjadi lebih gelap, berupa plaque berwarna coklat. Dapat menyerang daerah wajah, badan, lengan kaki , bahkan seluruh tubuh.

Ganglion, merupakan suatu tumor berbentuk kista berisi cairan bening kental dengan dinding tipis yang berasal dari tonjolan selaput sinovia sendi atau sarung tendo. Biasanya terdapat di sekitar sendi, yang tersering di pergelangan tangan atau belakang lutut (fosa poplitea). Ukurannya dapat membesar dan menyebabkan keluhan sering pegal.

Limfadenitis adalah pembesaran kelenjar getah bening yang diakibatkan adanya infeksi baik oleh kuman TBC atau bukan. TBC kelenjar sering mengenai daerah samping leher , bai pada anak maupun dewasa. Penderita biasanya mengelu adanya benjolan di samping leher kiri atau kanan atau keduanya.

Cara Pengobatannya

Tumor jinak pada umumnya harus diobati dengan cara operasi, yaitu pengangkatan tumornya. Operasi dapat dilakukan dengan pembiusan lokal, kecuali pada keadaan tidak memungkinkan seperti pada anak kecil atau pada orang dewasa yang takut disuntik dan tidak tahan nyeri, atau juga karena tumornya ukurannya sangat besar sebaiknya dilakukan dengan bius umum.

Setelah diangkat tumornya, harus diperiksakan ke bagian patologi anatomi, agar dapat diketahui secara pasti jenis histopatologinya. Bila jinak maka dengan pengangkatan tumro tersebut penderita dinyatakan sembuh. Pada kasus infeksi seperti pada TBC kelenjar, maka harus dilanjutkan dengan pengobatan penyakit TBC nya yang memakan waktu 6-9 bulan.

Untuk sdr Andika, mungkin penyakit anda adalah lipoma bukan kanker. Untuk sdri Susi kemungkinan penyakit anda adalah papiloma, dan tidak dapat diobati dengan minum obat, harus dioperasi. Untuk sdr Lukman, anak anda bisa saja kemungkinannya adalah TBC kelenjar, dan harus dilakukan biopsy dan pemeriksaan PA, bila hasilnya TBC kelenjar maka harus minum obat TBC. Semoga pertanyaan sudah dapat terjawab .

Bila diantara para pembaca, masih ada yang kurang jelas atau ingin bertanya tentang masalah tumor dan kanker, dapat menghubungi : HP: 081321862268 atau ke Pontianak Post atau ke Klinik Tumor dan Kanker Pontianak ( Klinik Spesialis Rosye jaya Medika ) di Jln. A.R. Saleh (BLKI) No. A-5, Telp. (0561)-585999.

Team Pengasuh

menceggah dan mengobati jerawat

December 21, 2008

Mencegah dan mengobati jerawat


Jerawat timbul akibat produksi minyak yang berlebihan. Banyak factor yang bisa memicu munculnya jerawat yaitu faktor keturunan, makanan, faktor psikis juga mempengaruhi, misalnya saja ketika datang bulan, stress, pemakaian kosmetik yang tidak cocok atau mengkonsumsi obat tertentu bisa saja menyebabkan timbulnya jerawat. Sampai saai ini, belum ada obat jerawat yang bisa menyembuhkan secara tuntas. Namun banyak upaya yang bisa dilakukan untuk membantu menyembuhkan atau paling tidak mengurangi tumbuhnya jerawat. Salah satunya dengan menggunakan lima tanaman obat yaitu tomat, belimbing wuluh, mentimun, jeruk nipis, dan temulawak yang dipercaya bisa membasmi jerawat yang membandelMencegah dan mengobati jerawat

Jerawat timbul akibat produksi minyak yang berlebihan. Banyak factor yang bisa memicu munculnya jerawat yaitu faktor keturunan, makanan, faktor psikis juga mempengaruhi, misalnya saja ketika datang bulan, stress, pemakaian kosmetik yang tidak cocok atau mengkonsumsi obat tertentu bisa saja menyebabkan timbulnya jerawat. Sampai saai ini, belum ada obat jerawat yang bisa menyembuhkan secara tuntas. Namun banyak upaya yang bisa dilakukan untuk membantu menyembuhkan atau paling tidak mengurangi tumbuhnya jerawat. Salah satunya dengan menggunakan lima tanaman obat yaitu tomat, belimbing wuluh, mentimun, jeruk nipis, dan temulawak yang dipercaya bisa membasmi jerawat yang membandel
Tomat (Lycopercisum esculentum Mill) yang mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, viamin A dan B1 serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, besi, dan belerang. Untuk mengusir jerawat, pilih tomat yang sudah masak, kemudian potong-potong sama rata, setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah mbak anti dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)yang daging buahnya banyak mengandung air yang berasa asam. Warna buahnya ada yang hijau, ada pula yang putih. Belimbing wuluh mengandung kalsium oksalat, flavonoid, pectin, tanin, asam galat dan asam ferulat. Guna menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu remas-remas dengan air garam secukupnya. Gosokkan pada wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari. Bisa juga dengan ramuan tradisional sebagai berikut sediakan 6 buah belimbing wuluh, ? sendok teh serbuk belerang, dan satu buah jeruk nipis. Caranya, belimbing wuluh dan serbuk belerang digiling sampai halus, kemudian remas-remas dengan air jeruk nipis. Lalu gosokkan pelan-pelan pada wajah yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. Dijamin, wajah anda akan kembali kinclong.

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)yang daging buahnya banyak mengandung air yang berasa asam. Warna buahnya ada yang hijau, ada pula yang putih. Belimbing wuluh mengandung kalsium oksalat, flavonoid, pectin, tanin, asam galat dan asam ferulat. Guna menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu remas-remas dengan air garam secukupnya. Gosokkan pada wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari. Bisa juga dengan ramuan tradisional sebagai berikut sediakan 6 buah belimbing wuluh, ? sendok teh serbuk belerang, dan satu buah jeruk nipis. Caranya, belimbing wuluh dan serbuk belerang digiling sampai halus, kemudian remas-remas dengan air jeruk nipis. Lalu gosokkan pelan-pelan pada wajah yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. Dijamin, wajah anda akan kembali kinclong.

Mentimun (Cucumis sativus)juga dapat digunakan untuk melawan jerawat yang nakal, disamping mengandung banyak air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi dan belerang. Berkaitan dengan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, lalu potong-potong, kemudian perlahan-lahan gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal tiga kali sehari.


Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle)yang buahnya sebesar bola pingpong berwarna hijau atau kekuning-kuningan, dan rasanya asam. Buah jeruk nipis mengandung unsur senyawa kimia antara lain limonene, linalin asetat, geranil asetat, felladren, sitral, dan asam sitrat. Untuk menghalangi jerawat, pilih buah jeruk nipis yang sudah tua lalu potong-potong sama rata. Gosokkan pada wajah yang berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari. Atau dengan ramuan tradisional yaitu Sediakan 20 kuntum bunga melati, 2 jari asam jawa (bahasa jawa : asam kawak), 1 buah jeruk nipis. Caranya, bunga melati, asam jawa dan belerang dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Remas-remas dengan air jeruk nipis. Kemudian gosok perlahan-lahan pada wajah yang berjerawat.


Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb)
juga bisa digunakan untuk membasmi jerawat karena didalamnya terdapat komponen utama kandungan zat yaitu kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, antiflamasi (antiradang), dan anti-hepatoksik (antikeracunan empedu). Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, bomeol, xanthorrhizol, dan sineal. Bila ingin wajah tidak ternodai jerawat, ambil satu jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (dapat ditambahkan madu). Minumlah dua kali sehari dan sekali minum sebanyak satu gelas.

Selain menggunakan tanaman obat di atas mbak anti juga perlu melakukan perawatan. Perawatan sangat penting dilakukan agar kulit terlihat sehat, berseri dan cantik. Apa saja yang harus dikerjakan:
1. bersihkan wajah sekurang-kurangnya dua kali sehari dengan sabun khusus pembersih wajah dan air hangat.
2. Lakukan olahraga pagi hari di lokasi yang mendapat sinar matahari.
3. Kurangi makanan berlemak, termasuk gorengan dan minuman beralkohol.
4. Tingkatkan konsumsi sayur-sayuran dan (bayam, bawang daun, ercis, wortel, daun melinjo dan sebagainya) dan buah-buahan (pisang, tomat, jeruk, nanas, dan sebagainya)
5. Hindari pemakaian kosmetik yang berbahan dasar minyak.
6. Yang tak kalah penting, jangan sembarangan menusuk dan memijit-mijit jerawat. Bisa-bisa malah infeksi dan meninggalkan bekas noda.

Mentimun (Cucumis sativus)juga dapat digunakan untuk melawan jerawat yang nakal, disamping mengandung banyak air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi dan belerang. Berkaitan dengan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, lalu potong-potong, kemudian perlahan-lahan gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal tiga kali sehari.


Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle)yang buahnya sebesar bola pingpong berwarna hijau atau kekuning-kuningan, dan rasanya asam. Buah jeruk nipis mengandung unsur senyawa kimia antara lain limonene, linalin asetat, geranil asetat, felladren, sitral, dan asam sitrat. Untuk menghalangi jerawat, pilih buah jeruk nipis yang sudah tua lalu potong-potong sama rata. Gosokkan pada wajah yang berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari. Atau dengan ramuan tradisional yaitu Sediakan 20 kuntum bunga melati, 2 jari asam jawa (bahasa jawa : asam kawak), 1 buah jeruk nipis. Caranya, bunga melati, asam jawa dan belerang dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Remas-remas dengan air jeruk nipis. Kemudian gosok perlahan-lahan pada wajah yang berjerawat.


Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb)
juga bisa digunakan untuk membasmi jerawat karena didalamnya terdapat komponen utama kandungan zat yaitu kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, antiflamasi (antiradang), dan anti-hepatoksik (antikeracunan empedu). Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, bomeol, xanthorrhizol, dan sineal. Bila ingin wajah tidak ternodai jerawat, ambil satu jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (dapat ditambahkan madu). Minumlah dua kali sehari dan sekali minum sebanyak satu gelas.

Selain menggunakan tanaman obat di atas mbak anti juga perlu melakukan perawatan. Perawatan sangat penting dilakukan agar kulit terlihat sehat, berseri dan cantik. Apa saja yang harus dikerjakan:
1. bersihkan wajah sekurang-kurangnya dua kali sehari dengan sabun khusus pembersih wajah dan air hangat.
2. Lakukan olahraga pagi hari di lokasi yang mendapat sinar matahari.
3. Kurangi makanan berlemak, termasuk gorengan dan minuman beralkohol.
4. Tingkatkan konsumsi sayur-sayuran dan (bayam, bawang daun, ercis, wortel, daun melinjo dan sebagainya) dan buah-buahan (pisang, tomat, jeruk, nanas, dan sebagainya)
5. Hindari pemakaian kosmetik yang berbahan dasar minyak.
6. Yang tak kalah penting, jangan sembarangan menusuk dan memijit-mijit jerawat. Bisa-bisa malah infeksi dan meninggalkan bekas noda.

buah obat jerawat

November 26, 2008

tomat,jeruk,timun

 

termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.
termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.
termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.
termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.
termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.
Tanaman belimbing wuluh dapat tumbuh baik di tempat terbuka. Batangnya tidak banyak bercabang, sedang daunnya bersirip genap. Bunganya kecil-kecil menggantung berwarna merah atau keunguan. Daging buahnya banyak mengandung air yang berasa asam. 

termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

 

 

 

 

termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

 

Warna buah ada yang hijau, ada pula kuning muda atau putih. Belimbing wuluh mengandung kalium oksalat, flavonoid, pektin, tanin, asam galat, dan asam ferulat.

Untuk menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu, remas dengan air garam seperlunya. Gosokkan pada wajah atau bagian kulit lain yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari. Niscaya, wajah Anda akan kembali mulus berseri.

Mentimun

Tanaman mentimun tergolong tanaman merambat atau menjalar. Batangnya berbulu halus, dan panjangnya mencapai 3 meter.

Bunganya berwarna kuning. Buahnya berbentuk bulat-panjang. Buah mentimun, di samping memang banyak mengandung air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat, seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Berkaitan dengan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, lalu potong-potong. Perlahan, gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal 3 kali sehari.

 

Pada umur 2 – 3 tahun, pohon jeruk nipis mulai berbuah. Buahnya sebesar bola pingpong, berwarna hijau atau kekuning-kuningan, dan rasanya asam. Buah jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, dan asam sitrat. Untuk menghadang jerawat, cermati buah jeruk nipis yang telah tua, lalu potong rata-rata. Gosokkan pada wajah berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari.

Temulawak

Komponen utama kandungan zat dalam rimpang temulawak adalah kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, anti-inflamasi (antiradang), dan anti-hepatotoksik (antikeracunan empedu).

Kandungan kurkumin dalam rimpang temulawak berkisar 1,6 – 2,2 persen, dihitung berdasarkan berat kering. Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, borneol, xanthorrhizol, dan sineal.

Bila ingin wajah tidak ‘ternodai’ jerawat, ambil 1 jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas, lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (bisa juga ditambah madu). Minumlah sehari dua kali, dan sekali minum sebanyak satu gelas.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.